Google+ Followers

Sabtu, 03 November 2012

SENI RUPA DAERAH




  1. Konsep Seni Rupa Murni Daerah

Seni rupa murni daerah adalah gagasan manusia yang berisi nilai budaya daerah tertentu yang diekspresikan melalui pola kelakuan dengan media titik, Garis, bidang, bentuk, warna, tekstur dan gelap terang yang ditata sehingga menghasilkan karya yang indah dan bermakna.

  1. Ragam Seni Rupa Daerah

  1. Seni Lukis Daerah
Seni lukis merupakan cabang seni rupa dua dimensi. Nilai-nilainya dipengaruhi oleh budaya yang dimiliki oleh pelukisnya.
  1. Seni Patung Daerah
Seni patung merupakan cabang seni rupa tiga dimensi.

  1. Tema Seni Rupa Murni Daerah

Kebutuhan hidup manusia digolongkan menjadi : kebutuhan primer yang berkaitan dengan sandang, pangan dan papan. Kebutuhan sosial berkaitan dengan manusia yang laen. Kebutahan intergratif berkaitan dengan keindahan. Tema yang muncul dalam seni rupa adalah hal seputar manusia dan hubungan dengan dunianya.
  • Manusia dengan diri sendiri.
Seni rupa sebagai medi ekspresi diri, sering dijadikan sarana pengungkapan gagasan. Pelukis sendiri dapat dijadikan objek. Ini dapat dijumpai pada pelukis Affandi dan juga Vincent Van Gogh(Belanda).
  • Hubungan manusia dengan manusia yang lain.
Manusia dalam mengekspresikan keindahan sering dijadikan orang-orang di sekitarnya sebagai objek lukisan. Misalnya, istri, anak, orangtua, saudara, teman, tetangga, kekasih dan sahabatnya.

  1. Gaya Seni Rupa Murni Daerah.

Dibagi menjadi dua :
  1. Primitif
Istilah ini diambil dari kata prima artinya hal yang mendasar. Di nusantara warga masyarakat Papua dikatakan primitif, ini dilihat dari kesederhanaan bentuk dan warnanya.
  1. Klasik
Klasik berarti kuno atau zaman dahulu kala. Pada masa Hindu Budha seni rupa mengalami perubahan dari sederhana menjadi rumit dan ornamental. Ini dapat dilihat dari bentuk candi borobudur dan prambanan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar